Robots.txt merupakan sebuah file yang terdapat dalam
directory root dari suatu situs yang berguna untuk mengontrol
halaman-halaman tertentu agar diindex oleh spider mesin pencari, atau
untuk mengatur bagian-bagian tertentu supaya tidak diindex oleh search
engine.
![]() |
| seo dengan robot .txt |
Bagi pengguna wordpress ada banyak sekali fitur yang
bisa dimanfaatkan. Mulai dari pengaturan yang semakin mudah dan
tentunya berbagai macam kelebihan dalam hal SEO. Bagi anda yang masih
menginginkan berbagai macam pengaturan dalam proses indexing google bisa
anda lakukan lewat robot.txt. Robot.txt ini bisa anda gunakan sebagai
acuan bagian mana saja yang boleh diindex/ dirayapi google dan nama yang
tidak. Hal ini juga berguna bagi anda yang masih mempunyai bandwidth
pas-pasan atau memang blog anda yang sudah sangat ramai dan menginginkan
untuk melakukan penghematan bandwidth hosting.
Dengan memblokir direktori atau file tertentu yang
memang tidak perlu diindex, ini juga salah satu cara agar blog atau
website menjadi lebih SEO, kenapa bisa begitu, karena waktu yang
dibutuhkan search engine saat mendatangi blog kita tidaklah lama. Jadi
dengan dicegahnya search engine merayapi direktori tertentu maka
kesempatan mesin pencari untuk merayapi dan mengindex seluruh konten
atau halaman web yang memang perlu ditampilkan (diindex) menjadi lebih
besar (lebih diprioritaskan).
![]() |
| MESIN PENCARI GOOGLE |
Secara default
(jika dalam direktori blog atau web tidak ada file robots.txt maka akan
memberikan informasi pada Search Engine bahwa seluruh bagian dari blog
atau situs dapat dijelajahi dan dimasukkan dalam index-nya. Dan tidak
semua bagian sebuah blog atau web itu perlu didatangi search engine,
sebagai contoh untuk pengguna wordpress dengan hosting sendiri bagian
folder atau direktori wp-admin, wp-content/cache, wp-content/plugins,
wp-includes dll tidak perlu diindex, karena tidak ada gunanya,
sebaliknya kalau direktori tersebut ikut diindex malah akan merugikan
karena akan boros bandwidth dan juga mungkin mengandung data-data
penting yang tidak boleh jadi konsumsi publik.
Sebagai Contoh anda bisa menggunakan setting seperti ini :
User-agent: Googlebot
Disallow: /*.php$
Disallow: /*.js$
Disallow: /*.inc$
Disallow: /*.css$
Disallow: /*?*
Disallow: /*?
Setting ini akan mencegah search engine untuk merayapi dan mengindex file php, javascript, css dll.
Contoh lainnya :
User-agent: *
Disallow: /cgi-bin/
Disallow: /wp-admin/
Disallow: /wp-includes/
Disallow: /wp-content/plugins/
Disallow: /wp-content/cache/
Disallow: /wp-content/themes/
Disallow: /wp-login.php
Disallow: /wp-register.php
Disallow: /trackback/
Disallow: /feed/
Disallow: /tag/
Disallow: /author/
Disallow: /comments/
Disallow: /category/
Disallow: /cgi-bin/
Disallow: /wp-admin/
Disallow: /wp-includes/
Disallow: /wp-content/plugins/
Disallow: /wp-content/cache/
Disallow: /wp-content/themes/
Disallow: /wp-login.php
Disallow: /wp-register.php
Disallow: /trackback/
Disallow: /feed/
Disallow: /tag/
Disallow: /author/
Disallow: /comments/
Disallow: /category/
Sitemap: http://domainanda.com/sitemap.xml
Sitemap: http://domainanda.com/sitemap.xml.gz
Sitemap: http://domainanda.com/sitemap.xml.gz
Setting
ini akan mencegah search engine untuk merayapi dan mengindex direktori
cgi-bin, wp-admin, wp-includes dll beserta seluruh file yang ada di
dalam direktori tersebut. Jika anda menggunakan plugin Google XML
Sitemap Generator bagian paling akhir dari file robots.txt bisa
ditambahkan kode ini : Sitemap: http://domainanda.com/sitemap.xml dan
Sitemap: http://domainanda.com/sitemap.xml.gz
Bagi yang menggunakan plugin Google XML Sitemap Generator, Platinum SEO atau All in One SEO Pack dan kebetulan menyertakan category dan atau tag dalam indexnya, maka setting di bagian berikut harus dihapus supaya sinkron :
Disallow: /tag/
Disallow: /category/
Disallow: /category/
Selain
contoh di atas anda juga bisa membuat parameter-parameter tertentu
misalnya, jika anda sering mengikuti program paid review dan tidak ingin
Page Ranknya turun bisa menggunakan parameter seperti ini :
User-agent: Googlebot
Disallow: /review/
Disallow: /review/
Ini
setting khusus yang menggunakan struktur permalink dengan settingan
seperti ini : /%category%/%postname%/ dan sebelumnya seluruh postingan
paid review harus dijadikan satu dalam kelompok atau kategori review.
Cara membuat file robots.txt :
Buka Program Notepad anda.
Masukkan setting atau parameter-parameter file robots.txt yang diinginkan, contoh yang saya gunakan untuk blog ini bisa dilihat di sini.
Simpan dengan nama robots.txt.
Upload file tersebut ke root direkori wordpress bisa lewat Cpanel atau FTP.
Cara lainnya login ke Cpanel ~ klik File Manager, klik public_html, klik Icon New File (atas kiri), pada kotak New File Name : beri nama file “robots.txt” (tanpa tanda petik) terus klik create New File.
Kemudian buka file robots.txt tersebut, masukkan parameter-parameter settingan yang diinginkan. Kemudian simpan.
Masukkan setting atau parameter-parameter file robots.txt yang diinginkan, contoh yang saya gunakan untuk blog ini bisa dilihat di sini.
Simpan dengan nama robots.txt.
Upload file tersebut ke root direkori wordpress bisa lewat Cpanel atau FTP.
Cara lainnya login ke Cpanel ~ klik File Manager, klik public_html, klik Icon New File (atas kiri), pada kotak New File Name : beri nama file “robots.txt” (tanpa tanda petik) terus klik create New File.
Kemudian buka file robots.txt tersebut, masukkan parameter-parameter settingan yang diinginkan. Kemudian simpan.
Jangan
lupa validasi hasil pembuatan file robots.txt anda dengan mengunjungi
link ini Robots.txt Checker, dan masukkan url file robots.txt anda
(contoh http://namadomain.com/robots.txt)
pada kotak yang tersedia kemudian lihat hasilnya apakah file robots.txt
anda sudah benar-benar valid, jika masih banyak eror di situ dikasih
informasi letak erornya.


{ 0 comments... read them below or add one }
Post a Comment